Social Icons

Minggu, 10 November 2013

Condet Akan Dikembalikan Menjadi Cagar Budidaya

BERITAJAKARTA.COM — 10-11-2013 15:48
Kawasan Condet di Kecamatan Kramatjati, Jakarta Timur akan dikembalikan sebagai kawasan cagar budaya dan budidaya buah-buahan seperti salak, durian, jamblang dan lain sebagainya. Untuk mewujudkannya, akan disuplai bibit tanaman buah-buahan.



Penegasan itu disampaikan Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo saat menggelar obrolan santai dengan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri dengan warga di kawasan perkebunan salak Condet. "Kalau ingin dikembalikan 100 persen seperti tahun-tahun sebelumnya, kita dukung penuh. Kalau butuh SK gubernur lagi, kita siapkan," ujar Jokowi, Minggu (10/11).

Pada kesempatan itu, Jokowi meminta lurah, camat dan walikota untuk tidak mengeluarkan izin mendirikan bangunan (IMB) di kawasan Condet. Dirinya, akan mengeluarkan SK larangan pendirian bangunan di kawasan tersebut.

Mengenai keluhan warga, yang mengeluhkan tingginya pajak penjualan buah-buahan khas Condet, Jokowi mengaku akan mencarikan jalan keluarnya. Yang pasti, kata Jokowi, pajak tersebut tidak dihilangkan 100 persen, hanya akan dikurangi maksimal 50 persen.

Sementara itu, Megawati Soekarnoputri mengaku, saat kecil sering diajak sang Ayah mengunjungi kawasan Condet untuk membeli durian. Bahkan, saking seringnya ke Condet, Megawati mengaku menjadi hafal betul mana salak yang matang dan mentah. Ia juga setuju jika Condet dikembalikan fungsinya seperti semula. "Saat Ali Sadikin jadi gubernur DKI, kawasan Condet ini juga sudah dijadikan cagar budaya. Ini karena rumah-rumah di sekitar Condet ini berbeda, yakni khas Betawi-nya sangat kental," kata Megawati.

Mengenai program Pemprov DKI yang sedang menggalakkan penanaman pohon, Mgeawati berpesan agar Pemprov DKI tidak hanya pohon trembesi. Pohon yang ditanam harusnya multi warna. Sebab jika semua trembesi maka bisa merusak lingkungan. Indonesia merupakan daerah tropis sehingga pohon yang ditanam harus multi warna, sehingga semua jenis tanaman ada. 

Sumber: http://www.beritajakarta.com/2008/id/berita_detail.asp?idwil=0&nNewsId=56907

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Twitter Aku