Kawasan Condet di Kecamatan Kramatjati, Jakarta Timur akan dikembalikan
sebagai kawasan cagar budaya dan budidaya buah-buahan seperti salak,
durian, jamblang dan lain sebagainya. Untuk mewujudkannya, akan disuplai
bibit tanaman buah-buahan.
Penegasan itu disampaikan Gubernur
DKI Jakarta, Joko Widodo saat menggelar obrolan santai dengan Ketua Umum
PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri dengan warga di kawasan
perkebunan salak Condet. "Kalau ingin dikembalikan 100 persen seperti
tahun-tahun sebelumnya, kita dukung penuh. Kalau butuh SK gubernur lagi,
kita siapkan," ujar Jokowi, Minggu (10/11).
Pada kesempatan
itu, Jokowi meminta lurah, camat dan walikota untuk tidak mengeluarkan
izin mendirikan bangunan (IMB) di kawasan Condet. Dirinya, akan
mengeluarkan SK larangan pendirian bangunan di kawasan tersebut.
Mengenai
keluhan warga, yang mengeluhkan tingginya pajak penjualan buah-buahan
khas Condet, Jokowi mengaku akan mencarikan jalan keluarnya. Yang pasti,
kata Jokowi, pajak tersebut tidak dihilangkan 100 persen, hanya akan
dikurangi maksimal 50 persen.
Sementara itu, Megawati
Soekarnoputri mengaku, saat kecil sering diajak sang Ayah mengunjungi
kawasan Condet untuk membeli durian. Bahkan, saking seringnya ke Condet,
Megawati mengaku menjadi hafal betul mana salak yang matang dan mentah.
Ia juga setuju jika Condet dikembalikan fungsinya seperti semula. "Saat
Ali Sadikin jadi gubernur DKI, kawasan Condet ini juga sudah dijadikan
cagar budaya. Ini karena rumah-rumah di sekitar Condet ini berbeda,
yakni khas Betawi-nya sangat kental," kata Megawati.
Mengenai
program Pemprov DKI yang sedang menggalakkan penanaman pohon, Mgeawati
berpesan agar Pemprov DKI tidak hanya pohon trembesi. Pohon yang ditanam
harusnya multi warna. Sebab jika semua trembesi maka bisa merusak
lingkungan. Indonesia merupakan daerah tropis sehingga pohon yang
ditanam harus multi warna, sehingga semua jenis tanaman ada.
Sumber: http://www.beritajakarta.com/2008/id/berita_detail.asp?idwil=0&nNewsId=56907
Minggu, 10 November 2013
Condet Akan Dikembalikan Menjadi Cagar Budidaya
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar