Social Icons

Minggu, 10 November 2013

Pengerjaan Saluran di Meruya Dikeluhkan


BERITAJAKARTA.COM — 11-11-2013 07:43
Proyek pengerjaan saluran air di Jl Menara IV, RW 03, Kelurahan Meruya Selatan, Kecamatan Kembangan dikeluhkan warga setempat. Sebab, galian tanah proyek tersebut terkesan dibiarkan menumpuk di sepanjang jalan. Alhasil, kondisi demikian membuat jalan menjadi licin dan kotor terutama saat diguyur hujan. Saat cuaca panas pun jalanan menjadi berdebu hingga mengganggu penglihatan para pengendara. 

Akibat kondisi itu, arus lalu lintas pun sering mengalami kemacetan cukup panjang. Parahnya lagi, di lokasi proyek sepanjang 500 meter itu tidak terdapat rambu lalu lintas. Kondisi demikian sangat membahayakan para pengguna jalan, terutama saat malam hari.

Muhadi (54), warga setempat menuturkan, proyek pengerjaan saluran air baru itu memang sangat diidamkan-idamkan oleh warga setempat. Namun, pengerjaannya yang terkesan asal jadi sangat dikeluhkan warga. "Sudah belasan tahun saluran dari Jl Penyelesaian Tomang hingga ujung Jl Menara IV hanya setengahnya dikerjakan," ujar Muhadi, Senin (11/11).

Dengan adanya pengerjaan saluran ini, sambung Muhadi, warga sangat menyesalkan lantaran para pekerja terkesan membiarkan tanah galian yang menumpuk di sepanjang jalan tersebut. "Sekarang jalan jadi macet karena mengalami penyempitan," ucap Muhadi.

Wakil Camat Kembangan, Edi Mulyanto menuturkan, pihaknya sudah memberikan peringatan pada pemborong pengerjaan saluran air tersebut. Peringatan itu dilakukan karena banyaknya keluhan warga mengenai galian tanah yang dibiarkan di pinggir jalan.

"Sesuai kewenangan, kami sudah memberi peringatan kepada pemborong agar segera mengangkut tanah galian itu. Tapi nyatanya hingga kini belum diangkut juga. Kami segera berkoordinasi dengan Sudin PU Tata Air Jakarta Barat," tandasnya.
 
Sumber: http://www.beritajakarta.com/2008/id/berita_detail.asp?idwil=0&nNewsId=56913

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Twitter Aku