
Kepala Departemen Staf Pengembangan Bisnis PT Jaya Ancol, Firsyah Galu Utama (46), ditemukan tewas di rumahnya di Kompleks Perumahan Bambu Asri, Jl Asri Raya Blok Z RT 12/09, No V4, Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur. Korban ditemukan tewas dalam posisi gantung diri di sebuah ruangan lantai dua rumahnya, Rabu (6/11).
Informasi yang dihimpun menyebutkan, sekitar pukul 12.00, sebelum kejadian, korban sempat menelepon istrinya untuk berpamitan. Namun, tidak jelas alasan pamitan yang disampaikan korban. Merasa panik, sang istri kemudian menghubungi asisten rumah tangganya yang bernama Suparmi (25) melalui sambungan telepon. Dalam percakapannya, istri korban meminta asisten rumah tangganya mengecek keberadaan sang suami.
Setelah mencari-cari ke setiap sudut ruangan rumah, ayah dua anak tersebut akhirnya ditemukan dalam keadaan gantung diri di tempat menjemur pakaian yang terletak di lantai dua. Saat menemukan korban, Suparmi berteriak histeris hingga mengundang perhatian para tetangganya.
Sahroni (33), saksi mata yang juga asisten rumah tangga korban menambahkan, selain menelepon Suparmi, majikan perempuannya juga menelepon dirinya untuk mencari keberadaan korban. Saat ditemukan, kata Sahroni, korban masih mengenakan kaos berwarna putih dan celana panjang berwarna krem.
"Tadi saya lagi jemput anak sekolah, terus ditelepon ibu, katanya disuruh ngecek keberadaan bapak. Dicari di lantai bawah tidak ada. Akhirnya saya nekat naik ke lantai dua dan ternyata menemukan bapak sudah meninggal dengan posisi gantung diri," kata Sahroni.
Pemicu korban nekat melakukan gantung diri hingga kini masih menyisakan pertanyaan. Sebab, usai kejadian, sejumlah tetangga pun enggan memberikan keterangan. Demikian halnya dengan pihak keluarga korban yang memilih tutup mulut.
Salah satu petinggi PT Jaya Ancol yang juga mantan Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Haryanto Badjuri yang ada di lokasi kejadian juga enggan memberikan keterangan kepada awak media.
Saat ini, kasus bunuh diri ini ditangani Polsek Duren Sawit. Sementara itu, untuk kepentingan otopsi, jenazah korban dilarikan ke RSCM sekitar pukul 18.00.
Kanit Reskrim Polsek Duren Sawit, AKP Chalid Thayib mengatakan, korban ditemukan sekitar pukul 13.30. Peristiwa ini, kata Chalid, merupakan murni kasus bunih diri. Sebab tidak ditemukan adanya tanda-tanda bekas kekerasan pada tubuh korban. Namun untuk mengetahui motif di balik kasus ini, pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. "Ini murni gantung diri, sebab sejauh ini tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," kata Chalid.
Korban meninggalkan seorang istri serta dua anaknya yang masih duduk di bangku kelas 5 SD dan kelas 2 SD.
Sumber: http://www.beritajakarta.com/2008/id/berita_detail.asp?idwil=0&nNewsId=56849
Tidak ada komentar:
Posting Komentar